Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Sweet Blood Episode 8 (Gadis Vampir), Lihat lah kepingan link full pada goresan pena ini lho. Tetapi kalau Kalian ingin mendapatkan Episode Sebelumnya ada di sini.

Meo Ru menjatuhkan keranjang shuttlekock. Meo ru kelihatannya kesakitan memegangi kepalanya. Di aula olahraga balasannya Su jeong main bulu tangkis sama Chi woo. Yeon seo duduk menyaksikan keduanya. Yeon seo mengajukan pertanyaan tanya sendriri entah apa yang bisa digemari dari chiwoo. Hyun jae memantau mereka dari atas balkon.

Tiba tiba kepala Yeon seo bergerak gerak. Dia memandang ruangan yang ada tulisannya area terlarang. Di dalamnya Meo ru kesakitan sambil memegangi kepalanya. Yeon seo masuk dan menyaksikan Meo ru yang juga lagi menyaksikan darah di punggung tangannya. Yeon seo khawatir.
Yeon seo : Kamu berdarah
Meo ru : Sakit
Yeon seo : Aroma cantik di darahmu sudah hilang banyak.
Meo ru : Benarkah?
Yeon seo : Ini cuma sementara tetapi Yoon chi woo tidak akan tahu
Terdngar bunyi pak guru di luar bahwa kelas selesai dan disuruh menjinjing Meo ru ke sana. Meo ru merasa itu tidak mungkin. Yeon seo cepat cepat menyesap darah di tangannya.

Tiba tiba lagi salah satu kawan masuk ke dalam dan terkejut menyaksikan mereka. Yeon seo keluar. Teman itu ingin tahu ada apa kenapa meo ru bangun di sana? Kenapa juga parasnya merah sekali. Meo ru nggak dapat menjawab. Temannya kemudian ngasih tahu wilayah donor darah sudah disiapkan dan meo ru disuruh keluar sekarang.

Episode 8, Gadis yang Kusukai Hidup Bersama Seseorang
Di luar Yeon seo terlihat cemas. Chi woo mengajukan pertanyaan apa yang ia katakan untuk dapat lolos. Yeon seo ngasih tahu ia menyampaikan kalau dia menderita anemia parah.

Meo ru mu dan murid murid lain sedang antre untuk mendonorkan darah. Meo ru sambil antre berolahraga mengangkat turunkan kedua kaki bergantian menyerupai jalan cepat di tempat Teman di belakangnya takmengerti apa yang dilakukannya itu. Meo ru bilang, kau butuh energi fisik untuk berguru dengan baik. Temannya heran kapan ia belajar.

Balik ke Yeon seo. Meo ru keluar. Chi woo melihatnya.
Chi woo : Jika kita menikah akankah anak kita menjadi seperempat vampir atau vampir biasa?
Yeon seo : Berhenti bicara omong kosong
Chi woo senyum : Kamu tidak mau mencari tahu?
Yeon seo : Aku akan membunuhmu
Chi woo : Kurasa balasannya saya akan tahu menyerupai apa darah Song Meo Ru secara legal.

Chi woo mendekati Meo Ru dan menjajal mencium aroma darah di tubuhnya. Yeon seo terlihat khawatir.
Chi woo ngomen : Apa saya mencium terlampau banyak anggur kemarin? Meo Ru memandang dengan kebingungan.

Chi woo sudah berganti baju dan menemui perawat yang mengontrol donor darah.
Perawat terkejut tetapi bahagia : Kamu…
Chi woo : Kita berjumpa lagi.
Perawat : Kurasa saya tahu maksudmu dengna anyir darah. Aku mencium darahnya dengan hati hati setelah kita terakhir bicara.
Chi woo : Begitukah? Maka kita dapat berkata-kata lebih dalam. Perawat itu menundukkna parasnya sebentar lantaran malu.
Perawat : Tunggu. Biarkan saya menyerahkan ini.

Rupanya chi woo punya maksud tertentu. Setelah perawat pergi,Chi woo pergi dan mencari kantong darah milik donor milik Meo ru. Chi woo menemukannya dan mencium aromanya. Chi woo terheran heran sendiri, Apa ini?

Yeon seo mengambil kotak bekal diatas meja kemudian pamit pada bibi. Chi woo sempat melihatnya.
Chi woo : Apa itu?
Bibi : Benar juga. Yeon seo memintaku membungkus makan siang untuknya. Dia cuma ingin lauk yang yang dibikin dari rumput laut. Duduklah agar kau busa makan.
Sepertinya Chi woo tahu Yeon seo melaksanakan itu untuk mengangkat metabolisme basal dengan rumput maritim untuk menurunkan hemoglobin.

Chi woo nyamperin Meo Ru yang lagi ngebetulin sepedanya.
Chi woo : Yeon seo lebih terpelajar dibandingkan dengan penampilannya. Song meo ru kau mesti ikut denganku ke sebuah tempat.
Meo Ru : Aku sibuk. Aku mesti berguru dan menjalankan sesuatu.
Meo ru memandang Chi woo dan Chi woo tersenyum menyerupai biasa.

Yeon seo pulang ke rumah. Sambil nunggu dibukain pintu ia berpikir meminum darah Song meo ru mudah-mudahan Yoon chi woo tidak tahu mungkin mungkin cuma dalih. Yeon seo terkejut menyaksikan sepeda Song meo ru di halaman rumahnya. Yeon seo menyaksikan pintu samping kemudian masuk melalui sana.

Yeon seo da Meo ru sama sama terkejut.
Yeon seo : Kenapa kau tiba ke sini?
Meo ru : Yoin chi woo bilang…aku takut kau dalam bahaya.
Yeosn seo : Aku tidak dalam bahaya. Kamu dalam bahaya. Kamu ndeso ya? Kamu masuk ke sarang vampir. Chi woo melalui disamping Yeon sen sambil bawa saos.
Chi woo : Kenapa reaksimu menyerupai itu? Kita cuma tinggal bareng dan kawan kita berkunjung ke tempat tinggal yang kita tinggali bersama.
Meo ru : Kalian tinggal bersama?
Yeon seo pada chi woo : Dasar bodoh.

Yeon seo mengejar-ngejar Chi woo. Chi woo loncat di atas sofa.
Chi woo : Sudah kubilang saya tidak mau terlihat buruk di depan manusia.
Yeon seo : Kamu pikir saya lemah bukan?
Chi woo : Aku tidak bisa menyangkalnya. Kamu separuh vampir.
Yeon seo mengejar-ngejar chi woo lagi. Chi woo turun ganti yeon seo naik diatas sofa. Meo ru mint ia berhenti.
Chi woo : Aku cuma ingin menyidik apa ini sesuatu yang sebanding ditangani kalau kau tidak memainkan muslihat…
Yeon seo : Apa yang hendak kau lakukan setelah memeriksa!
Chi woo : Aku cuma ingin tahu. Kita dapat menyebarkan informasi diantara spesies yang sama.

Chi woo lagi : Song meo ru kau tak mau tahu darah apa yang mengalir di tubuhmu?
Meo ru : Hentikan. Jangan mempersulit yeon seo. Jika kau terus melaksanakan ini saya takkan…
Chi woo mencekik leher meo ru sampai tubuhnya terangkat.
Chi Woo : Memangnya kau siapa dapat memerintahku! Kamu hanyalah insan ino sebabnya saya benci manusia. Mereka tidak tahu posisi mereka.

Yeon seo yang menyaksikan keduanya kelihatannya murka kemudian menjatuhkan Chi woo sampai Meo ru dapat terlepas darinya.
Yeon seo : Yoon chi woo.
Chi woo : Son yeon seo. Posisi ini membuatku gugup. Haruskah mengawali lagi?
Tanpa bicara yeon seo menghantam wajah Chi woo dengan keras. Meo Ru terperangah melihatnya.

Mereka duduk bertiga. Chi woo mengompres pipinya habis ditonjok Yeon seo dengan es batu.
Chi woo : Son yeon seo dipukul olehmu lebih menyakitkan dibandingkan dengan dipukul insan serigala.
Yeon seo : Kaprikornus berhentilah berperilaku mulai sekarang.
Yeon seo ke Meo ru : Maaf kalau saya mengejutkanmu. Kenapa kau tiba ke sini?
Meo Ru : Tidak. Aku cuma bahagia kau tidak terluka.
Chi woo : Baiklah. Aku tidak akan melaksanakan ini lagi. Aku tidak bisa melaksanakan ini lagi lantaran saya takut. Kurasa esnya sudah meleleh. Buatkan satu lagi untukku. Yeon seo diam.
Chi woo : Aku sangat tidak akan melakukannya lagi. Aku sudah mencium darahnya dan ia tidak menyerupai itu. Ya, bukan?
Yeon seo balasannya mau mengambilkan es kerikil untuk Chi woo.

Meo Ru duduk kelihatannya jaga jarak dengan Chi woo.
Chi woo : Maaf soal tadi. Tapi jangan cemaskan Yeon seo di depanku lagi. Seperti yang kau tahu,kami spesies yang sama. Dan kami punya sejarah yang rumit, jadi ia bermanfaat bagiku. Kamu cuma insan lemah.
Meo Ru : Spesies yang sama? Apa itu penting? Hati kami yang bicara. Kaprikornus itu tidak penting. Ketulusan itu penting. Ditambah pertunangan kalian sudah usang putus. Lebih sukar menyatukan kembali beling yang sudah pecah.
Chi woo : Menurutmu begitu?
Chi woo tiba tiba mencengkeram pergelangan tangan Meo Ru.
Chi woo : Aku tidak mau melaksanakan ini, tetapi kau terus bertingkah, saya tak mempunyai pilihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar