Selasa, 17 Mei 2022

True Beauty Ep 11 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis True Beauty Episode 11 Part 1, Untuk menyaksikan list recap secara full tersedia juga lho di goresan pena yang ini. Sedangkan untuk membaca goresan pena yang lain menyerupai Episode sebelumnya baca di sini.

Hee Kyung melabrak Pak Lee.

Hee Kyung : Apa ini perlu? Aku mengetahui bahwa kamu tidak menghendaki nama Se Yeon menjadi duduk kendala lagi. Tapi bagaimana kamu sanggup mencuri lagunya untuk menutupi kesalahanmu? Kau meminta seorang reporter untuk mempublikasikan postingan wacana Se Yeon menjadi pengganggu di sekolah untuk menghambat fotomu dan aktris ini menjadi masalah. Jika kamu mencicipi sedikit pun tanggung jawab wacana kematiannya, kamu semestinya tidak melakukan ini. Meskipun lagu ini tidak punya hak cipta, tetap saja ini merupakan plagiarisme.

Pak Lee marah, beraninya kamu menerobos masuk ke sini dan membicarakan semua omong kosong itu?

Pak Oh berupaya memukau Hee Kyung keluar, namun Hee Kyung berontak dan terus bicara.

Hee Kyung : Se Yeon dan Leo gres berusia 18 tahun. Kau juga memiliki seorang putra. Jika kamu merasa tidak nikmat alasannya melakukan ini pada bawah umur yang cukup muda untuk menjadi anakmu, Kau mesti meluruskan semuanya. Lebih baik bagimu untuk mengorganisir ini sendiri dibandingkan dengan menyuruhku membocorkanmu.

Pak Lee : Apakah kamu mengancamku sekarang?

Hee Kyung : Pikirkan apa pun yang kamu inginkan. Aku tiba untuk memberitahumu ini alasannya tahu saya sanggup dipecat.

Hee beranjak ke pintu, namun pas membuka pintu, Soo Ho tahu2 aja udah bangun di depan pintu.

Pak Lee terkejut menyaksikan Soo Ho.

“Soo Ho-ya.”

Soo Ho memandang ayahnya dengan tatapan marah.

Soo Ho yang kecewa, kemudian pergi tanpa menyampaikan apapun pada ayahnya.

Di jalan, Soo Ho berjumpa Seo Jun. Seo Jun murka wacana lagu itu.

Soo Ho yang kecewa sama ayahnya, mendorong Seo Jun dan lari menyebrang jalan.

Seo Jun memburu Soo Ho, namun suatu kendaraan beroda empat secara tiba-tiba melaju ke arah mereka dan mereka tertabrak.

Adegan beralih ke masa lalu, dimana Se Yeon mengajak Soo Ho dan Seo Jun berbelanja gelang.

Se Yoon tanya anjuran Soo Ho dan Seo Jun soal gelang itu.

Soo Ho bilang tidak terlampau buruk.

Seo Jun bilang biasa aja dan terlihat kekanak-kanakan.

Se Yoon membelinya dan memakaikannya ke pergelangan tangan Seo Jun dan Soo Ho. Dia juga pakai.

Setelah itu, mereka bertiga menyatukan tangan mereka dan Se Yoon melarang mereka melepaskan gelang itu.

Seo Jun dan Soo Ho tiba ke ruang latihan Se Yoon.

Mereka menenteng camilan manis untuk merayakan debut Se Yeon.

Seo Jun, Soo Ho dan Se Yeon ada di studio musik di rumah Soo Ho.

Se Yeon dan Soo Hoo bikin lagu untuk Seo Jun.

Se Yeon menuliskan nama Leo dan bilang nama itu cocok buat Soo Ho.

Ternyata Se Yeon lah yang bikin nama Leo.

Seo Jun : Leo dan Se Yeon. Akankah kalian memberiku lagu ini sehabis saya melakukan debut?

Soo Ho : Mengapa kami menampilkan ini kepadamu?

Se Yeon bilang, beliau bakal nyanyikan lagu itu bareng Seo Jun.

Itu lagu Missing You yang belum sempat dirilis dan dijadikan lagu debut Black Soul.

Soo Ho : Biarkan saya mendengar kalian bernyanyi dulu.

Se Yeon : Apa? Apakah itu audisi atau apa?

Seo Jun mulai bernyanyi. Soo Ho mainin piano dan Se Yeon gitar.

Flashback end…

Soo Ho dan Seo Jun dilarikan ke IGD.

Saat dibawa ke IGD, Seo Jung sempat membuka matanya.

Soo Ho tak sadarkan diri.

Beralih lagi ke adegan masa lalu, dimana Se Yeon dengan kemeja, topi dan masker hitam menggedor-gedot pintu apartemen Soo Ho.

Se Yeon memohon, mudah-mudahan Soo Ho membukakan pintu untuknya.

Tiba-tiba dua orang melihatnya dan mengenalinya selaku pelaku bully di sekolah.

Se Yeon eksklusif pergi.

Soo Ho sendiri gres pulang sekolah dan nyaris hingga di apartemennya.

Dia berlangsung kaki sambil mengetik pesan untuk Se Yeon.

Soo Ho kemudian menyaksikan Pak Oh di depan gedung apartemennya.

Soo Ho mendengar Pak Oh sedang bicara dengan reporter di telepon.

Pak Oh : Reporter Choi, Tuan Lee terlalu sibuk untuk berkencan dengan siapa pun. Mereka cuma pergi minum sehabis syuting selesai. Seorang sponsor? Itu rumor yang tidak masuk logika … Tentu saja.

Ternyata dikala Soo Ho menyaksikan Pak Oh di depan apartemennya, itu merupakan hari selesai hidup Se Yeon.

Ponsel Soo Ho berbunyi. Telepon dari Se Yeon, namun Soo Ho tak menjawabnya.

Se Yeon sendirian, duduk di taman.

Se Yeon membaca komentar para netizen yang mengutuknya.

Salah satu netizen berkomentar, bila siapapun yang melakukan bully, patut untuk mati.

Se Yeon nangis. Dia bilang beliau tak melakukan apapun.

Soo Ho karenanya mengusut ponselnya.

Setelah itu, beliau eksklusif lari ke daerah Se Yeon bundir. Di sana, sudah terpasang garis polisi. Ada ambulance dan orang-orang berkerumun.

Soo Ho terkejut mendengar orang-orang membicarakan Se Yeon bundir.

Soo Ho menerobos garis polisi.

Bersamaan dengan itu, tangan berlumuran darah terkulai ke bawah.

Tangan Se Yeon!

Soo Ho eksklusif jatuh terduduk. Tangisnya pecah.

Apalagi dikala menyaksikan ponsel Se Yeon yang tergeletak, hancur di aspal.

Ju Kyung duduk di halte.

Dia menelpon Soo Ho, namun ponsel Soo Ho mati.

Ju Kyung karenanya beranak pergi.

Ju Kyung belum tahu Soo Ho mengalami kecelakaan.

Bersambung ke part 2…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Biodata, Profil Dan Fakta Han So-Hee

Siapa yang belum kenal dengan Han So-Hee, bintang film Yoo Na-Bi di drama Korea Nevertheless? Berikut profil dan biodata lengkap beserta aga...